Minggu, 25 September 2011

Selamat Hari Ulang Tahun Kota Bandung ke-201





Bandoeng Tempoe Doeloe

Villa Isola sekarang Universitas Pendidikan Indonesia



Tanggal 25 September 1810 merupakan tanggal kepindahan pusat pemerintahan kabupaten Bandung dari Dayeuh Kolot ke Alun-alun Bandung Sekarang.

Sebelum adanya jalur Pos Anyer – Panarukan, pusat kota Bandung terletak di tepi Sungai Citarum, sekarang sekitar Dayeuh Kolot. Pada saat pembuatan jalur pos ini, Deandels memerintahkan agar jarak setiap pos yang dilalui jalur tersebut maksimal 60 km, dengan catatan terdapat 4 sub-pos. Pada tiap pos/sub-pos tersebut biasanya dilakukan pergantian kuda penarik kereta pos.Tetapi pada saat pembuatan jalur melalui daerah Bandung, posisi pusat kota dan jalur pos melenceng sekitar 11 km, maka dari itu Deandels memerintahkan bupati Bandung saat itu, RA Wiranatakusumah II atau yang lebih dikenal dengan Dalem Kaum, untuk memindahkan pusat kota ke dekat jalur yang akan dibuat.

Nah, pak Bupati pun langsung mencari daerah yang cocok untuk pusat kota baru tersebut. Hal ini sulit dilaksanakan, pertama karena pada jaman baheula kota Bandung masih merupakan rawa-rawa (bekas danau purba Situ Hyang), kedua untuk mencari daerah baru.


Tempat yang dijadikan Pusat kota baru tersebut adalah kampung Cikalintu, dilembah sungai Cikapundung, sekarang daerah tersebut dinamakan Cipaganti (pengganti tempat lama). Tempat pertama pak Bupati mendirikan rumah beliau sekarang menjadi Mesjid Cipaganti.

Akan tetapi setelah melapor ke Deandels, ternyata Deandels tidak setuju pada daerah tersebut. Kemudian dicari lagi, ketemu dengan daerah yang namanya Kampung Pangumbahan, masih di lembah Cikapundung. Kenapa dinamakan kampung Pangumbahan, karena dulu tempat itu terkenal dengan tukang cuci-nya yang mencuci di sungai Cikapundung. Sekarang tempat itu berubah nama menjadi Kebon Kawung. Ternyata tempat itu juga tidak sesuai dengan keinginan Deandels.

Pak Bupati, pun mencari tempat yang lain lagi, dan sampailah ke tempat yang sekarang menjadi Alun-alun Bandung. (menurut perhitungan tatar Pasundan daerah tsb memenuhi syarat sebagai tempat yang dinamakan Galudra Ngoeploek. Tanggal 25 September 1810 diresmikanlah kota baru Bandung di situ. Sedangkan pusat yang lama terkenal dengan nama Dayeuh Kolot (Dayeuh : Kota, Kolot : Tua).

Pada perkembangannya, ditahun 1896 sebagian dari Bandung dan Cimahi dijadikan pusat Militer Belanda di pulau Jawa, maka jangan heran kalau jalan-jalan ke Bandung dan Cimahi akan mendapatkan banyak bangunan militer peninggalan Belanda.

Pada tahun 1 April 1906, Bandung memperoleh status sebagai GEMEENTE (kota praja). Nah mulai tanggal inilah kota Bandung menjadi primadona di Nusantara. Pada saat itu ada sebuah perkumpulan yang namanya Bandong Vooruit. Perkumpulan inilah yang gencar menata Bandung sehingga Bandung mendapat julukan Parisj Van Java.

Hasil jerih payah perkumpulan ini masih banyak tersebar di kota Bandung dan sekitarnya. Misalnya sebagian Jubileum Park (Tamansari) sekarang Bonbin, dulu taman ini memanjang dari jalan Siliwangi sampai Unisba sekarang. Ijzerman Park (Taman Ganeca), Insulide Park (Taman Nusantara/Taman Lalu Lintas sekarang), Oranje Plein (Taman Pramuka), Malooks Park (Taman Maluku), Tjitaroem Plein (Taman Citarum, sekarang mesjid Istiqomah), Taman Cibeunying Utara dan Selatan (sekarang jadi tempat penjualan tanaman hias). Di luar kota Bandung terdapat Dago Pakar, Maribaya dan kawan-kawannya.

Tahun 1920, merupakan masa keemasan Bandung, pertumbuhan ekonomi sangat pesat meskipun tidak semua orang menikmatinya (terutama pribumi). Sampai tahun 1940-an sebelum Jepang masuk ke Indonesia, jaman di Bandung terkenal dengan `jaman normal’ ada yang menyebutnya dengan jaman `tai kotok dilebuan‘ (tai ayam ditaburi abu).

Pada tahun 1920 wilayah kota Bandung meliputi lapangan terbang Andir di sebelah Barat, Pabrik Kina di sebelah Utara, Oranje Plein di sebelah Timur, dan Lapangan Tegallega di Selatan.

Sampai tahun 1997, tanggal 1 April diperingati sebagai hari jadi Kodya Bandung, karena pada tanggal tsb tahun 1906 Bandung memperoleh status sebagai Gemeente (kotapraja/kotamadya).

Pada awal tahun 1997 diadakan sebuah seminar yang keputusannya mengganti peringatan hari jadi Kodya Bandung menjadi tanggal 25 September. Tanggal 25 September 1810 merupakan tanggal kepindahan pusat pemerintahan kabupaten Bandung dari Dayeuh Kolot ke Alun-alun Bandung Sekarang.

Sumber;

Enjoy Bandung

Kamis, 18 Agustus 2011

Mimpi-mimpi Ridwan Kamil untuk Bandung



Ridwan Kamil, M.UD. Mendapat beasiswa S2 dan berhasil meraih gelar Master of Urban Design dari College of Environmental Design, University of California, Barkeley di Amerika Serikat. Arsitek muda Indonesia kelas dunia. Seorang arsitek yang peduli pada lingkungan sosial. 

Itulah sosok seorang Ridwan Kamil. Ia mengembangkan ilmu arsitektur yang dikuasainya untuk memecahkan masalah-masalah yang tejadi di sekitar kehidupannya. Tak perlu muluk mengubah dunia, lelaki yang akrab disapa Emil ini membuat taman bermain di Bandung, yang bisa digunakan anak-anak untuk mempelajari pencak silat, jaipong, dan kegiatan bermanfaat lainnya. Dalam lingkup yang lebih besar, Emil pernah membangun sumur resapan di Bandung (daerah Kopo) untuk mencegah banjir. 

Ia juga baru saja menciptakan Enerbike, yakni sepeda yang bisa menyimpan energi listrik. "Setiap kali menggowes, maka energi listrik yang dihasilkan akan disimpan oleh baterai. Baterai itu bisa digunakan sewaktu-waktu ketika listrik tidak ada. Karena bentuk baterainya masih sangat besar, sepeda ini sementara hanya bisa digunakan di dalam rumah, seperti alat fitness jadinya. Enerbike ini sudah mulai saya sebarkan di kampung-kampung yang susah dialiri listrik. Jadi siang hari mereka menggowes di rumah, malam harinya baterai bisa digunakan untuk menghidupkan lampu," ujar Emil saat ditemui Kompas.com di Pacific Place, Jakarta, Kamis (28/7/2011) lalu. 

Sarjana Teknik Arsitektur dari Institut Teknologi Bandung ini mendapat beasiswa S2 dan berhasil meraih gelar Master of Urban Design dari College of Environmental Design, University of California, Barkeley di Amerika Serikat. Sejak tahun 2004 hingga 2009 Emil telah meraih 12 penghargaan di Bidang Desain Arsitektur dalam lingkup Asia. 

Beberapa contoh proyek yang ditangani Emil di antaranya Marina Bay Waterfront Master di Singapura, Sukhotai Urban Resort Master Plan di Bangkok, Ras Al Kaimah Waterfront Master di Qatar, juga district 1 Saigon South Residential Master Plan di Saigon, Shao Xing Waterfront Masterplan (China), Beijing CBD Master plan, dan Guangzhou Science City Master Plan. Tak hanya di negara lain, di Indonesia, tepatnya Jakarta, Emil menggarap Superblock Project untuk Rasuna Epicentrum. Dari luas lahan sebesar 12 hektar tersebut, dibangun Bakrie Tower, Epicentrum Walk, perkantoran, retail, dan waterfront. Namun semua pencapaian ini tak membuatnya puas dan berhenti. 

Emil yang memiliki filosofi hidup to live is to give ini ingin selalu ingin menjadi extra value bagi orang lain. Ia masih memiliki tiga mimpi yang ingin segera diwujudkannya untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi di kota-kota besar. 

Proyek pertama yang ingin dibuatnya adalah shuttle bike, yakni pusat penyewaan sepeda di jalan-jalan protokol dan pusat bisnis Jakarta. "Saya membayangkan jika sekitar SCBD ada shuttle bike, jadi kalau mau jalan dari gedung ke gedung enggak usah pakai mobil, yang selama ini jadi salah satu penyebab macet. Shuttle bike nanti ada di beberapa titik, jadi kalau sudah sampai tujuan, sepeda bisa dititipkan dan dipakai lagi saat urusan selesai," jelas lelaki kelahiran 4 Oktober 1971 ini. 

Proyek impiannya yang kedua adalah Green Box. "Saya membayangkan sebuah kotak seperti telepon umum zaman dulu, tapi dipenuhi dengan tanaman hijau di dindingnya. Di dalamnya ada nada suara burung, percikan air, juga aromatherapy yang menenangkan. Jadi untuk orang Jakarta yang stress, penat dengan pekerjaannya, atau setelah terjebak macet, masuk saja ke kotak itu. Saya berkhayal Green Box ini akan menyebar di seluruh sudut kota Jakarta," ungkap Pemenang Young Creative Enterpreneur Award tahun 2006 dari British Council ini. 

Proyek impian ketiga adalah membangun creative center di kota-kota besar. "Saya membayangkan sebuah gedung yang isinya orang-orang kreatif. Selama ini kan orang-orang kreatif ngumpulnya di mal, di cafĂ©, padahal tidak selamanya orang kreatif itu punya uang. Saya ingin membangun creative center yang akan jadi pusat berkumpulnya orang-orang kreatif. Jadi mau ngumpul saja, atau bikin kegiatan lainnya bisa menggunakan tempat itu, gratis," tambah Emil. 

Kesibukan Emil saat ini adalah mengajar di almamaternya, masih terus menjalankan praktek di bidang arsitektur, dan melakukan kegiatan sosial. Kegiatan yang dibangun dan dijalankannya hingga kini adalah Bandung Creative City Forum dan Indonesia Berkebun (IDberkebun) yang sudah berjalan di 14 kota. 

Kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan sosial media yang selama ini dilakukan adalah menampilkan hasil karya arsitektur di Facebook, rutin memberikan kuliah di Twitter (atau yang lebih dikenal dengan istilah KulTwit), dan menulis blog. Hingga kini Emil masih berdomisili di Bandung namun setiap Selasa dan Kamis berada di Jakarta untuk urusan pekerjaan.

Ia sangat bergantung pada gadget yang mendukung aktivitasnya. Kini ia membawa sebuah BlackBerry dan Notebook Vaio Seri Z. "Saya butuh gadget yang bisa mendukung saya untuk update kapan saja, bisa cek dan baca e-mail, Twitteran, chatting dalam perjalanan. Dan yang terpenting adalah ringan dan tipis, mudah dibawa ke mana-mana," tutupnya. 


Bisakah Kota Bandung Menjadi Kota Yang Kembali Hijau Berbunga?

Sumber: Kompas

Kamis, 02 Juni 2011

IT TELKOM-UPI Alliance in Edutainment

Edutainment Cyber Laboratory di Masa Depan


Founder:

1. Dian Hadiana

2. Arip Nurahman


Vision

Inovasi, Penelitian, Pengembangan Film dan Multimedia Pendidikan

Mission:

Memajukan Bidang Pendidikan dengan Entertainment



Educational entertainment is any entertainment content that is designed to educate as well as to amuse. Content with a high degree of both educational and entertainment value is known as edutainment. There also exists content that is primarily educational but has incidental entertainment value. Finally, there is content that is mostly entertaining but can be seen to have some educational value.



Film Pandorum



PANDORUM
Date Released : 25 September 2009
Quality : DVDRip -XviD Done
Info : imdb.com/title/tt1188729
Lihat : Trailer
Starring : Dennis Quaid, Ben Foster, Antje Traue
Genre : Horror | Sci-Fi | Thriller
----------------------------------------
Uploader by puregreen





Download File [700MB]
Download Subtitle English
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
R E S E N S I

Payton (Dennis Quaid) dan Bower (Ben Foster) merupakan dua orang astronot yang sedang bertugas di sebuah pesawat ruang angkasa. Mereka berdua terbangun dari kondisi hybernate dan menyadari bahwa mereka berdua tak ingat apa pun yang terjadi sebelumnya.

Dalam kebingungan mereka menyimpulkan bahwa hanya mereka berdualah yang tertinggal di pesawat yang seolah ditinggalkan itu. Tidak tahu arah yang dituju pesawat mereka dan dari mana mereka berasal, Payton dan Bower lantas berusaha menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat dan kru yang lain. Satu-satunya cara menyelidiki hanyalah dengan cara menelusuri lorong saluran udara yang menghubungkan ruang mereka dengan ruangan-ruangan lain.

Satu-satunya alat komunikasi yang bisa mereka gunakan hanyalah radio komunikasi yang tertinggal di sana. Semakin jauh Bower, semakin terungkap pula misteri hilangnya ingatan mereka dan apa yang sebenarnya telah terjadi pada pesawat mereka?


Plot

 

Corporal Bower (Ben Foster) wakes up from hypersleep by a power surge to find himself alone, with no memory of who he is or what happened to the crew of the 60,000-passenger sleeper ship Elysium. Another power surge manages to awaken Lieutenant Payton (Dennis Quaid) who is also suffering from amnesia. They are unable either to access the ship's bridge or to communicate with anyone else, including the three-man flight crew team that they are supposed to relieve. With the ship wracked by power surges from a failing reactor, Bower assumes that he must be a technician automatically awakened by the principal on-board computer in order to effect repairs.

Bower begins exploring the spacecraft under Payton's radio guidance to reboot the reactor and find his wife. Noticing odd physical symptoms, Bower talks with Payton about Pandorum, a psychological condition brought on by extended periods of deep-space travel (similar to cabin fever) and hypersleep. Its symptoms and effects include severe paranoia, vivid hallucinations, and epistaxis. Payton recounts the story of another ship called the Eden, whose Captain went insane and became convinced that the ship was cursed, so he jettisoned 5000 hibernating passengers casting them out into space to their death.

As Bower continues searching the ship he encounters dead bodies, fast-moving humanoid tribal creatures (dubbed Hunters), and a non-lethal (but deadly up close, according to Payton) riot control energy projectile weapon which he uses. Escaping from one of the creatures, he encounters other amnesia suffering survivors: Manh (Cung Le), a Vietnamese man working in Agriculture, and Nadia (Antje Traue), a German genetic engineer safeguarding millions of samples of plant and animal life from Earth. Following a struggle, Bower convinces them to assist him.

On the flight deck, Payton discovers another crew member, Corporal Gallo (Cam Gigandet), who reveals that he was part of the flight crew that received the final message from Earth. He claims that his other two crew mates suffered from an onset of Pandorum, and that he had to kill them in self-defense. Payton is wary of Gallo, noting his strange behavior.

During their journey to the reactor Bower and his allies enter the hunter's main hunting ground. There Bower and Nadia fall into a pool filled with skeletons and blood of the hunter's prey. After exiting the pool the three manage to get into a savage fight with one of the creatures. After killing the cannibal the three noticed the leader of hunters was watching the battle. The leader then gives the group time to run and the hunters feed on the corpse of the fallen beast.

Bower, Manh, and Nadia run into the lair of Leland (Eddie Rouse) who has been awake for years. When asked what the creatures were Nadia postulates that they are passengers that mutated due to an enzyme that was given to them in their feeding tubes that was intended to accelerate evolution so that their bodies may adapt to living conditions on Tanis, but instead have adapted to the ship and believes that they have been asleep longer than they thought for this to be possible.

Leland overhearing then tells what happened on the ship from what he heard from other members, with the etchings on the walls of his lair depicting the events. Suffering from massive overpopulation, Earth launched the Elysium on a 123-year voyage to an Earth-like planet called Tanis to create a settlement. When the ship received a message of Earth's destruction, conflict had happened between the crew leaving only one alive described as both God and the Devil (Gallo), with he etchings depicting him with lightning bolts around his head and blood around his nose suggesting that he had developed Pandorum.

Sumber:

1. http://en.wikipedia.org/wiki/Pandorum
2. Cinema 31

Kamis, 19 Mei 2011

IT TELKOM-UPI Alliance in Edutainment

Edutainment Cyber Laboratory


Impian di masa depan sudut-sudut kota di Bandung bisa nyaman seperti gambar di atas
Aamiin

Founder:

1. Dian Hadiana

2. Arip Nurahman


Vision

Inovasi, Penelitian, Pengembangan Film dan Multimedia Pendidikan

Mission

Memajukan Bidang Pendidikan dengan Entertainment

Educational entertainment is any entertainment content that is designed to educate as well as to amuse. Content with a high degree of both educational and entertainment value is known as edutainment. There also exists content that is primarily educational but has incidental entertainment value. Finally, there is content that is mostly entertaining but can be seen to have some educational value.

Film  Quantum Apocalypse




Dated Released : 24 February 2010
Quality : DVDRiP XviD - DvF
Info : imdb.com/title/tt1265621
Lihat : Trailer
Starring : Rhett Giles, Stephanie Jacobsen, Gigi Edgley
Genre : Sci-Fi
----------------------------------------
Uploader by




Download File [699MB-avi]

Download Subtitle English


Resensi
-----------------------------------------------------
http://www.indowebster.com/Quantum_Apocalypse_2010_DVDRiP_XviD_DvF.html

A group of talented but rebellious ‘rock-star scientists’ find themselves in a race against time to save Earth when numerous black holes show up around the world sucking in everything in their path. The black holes create earthquakes and unexpected twisters around the globe and alter the gravity, making it easy to pick up heavy objects such as cars, the only salvation being a man with autism who knows how to stop the phenomenon from destroying our planet.

Plot

 

During routine administration at the Lyndon B. Johnson Space Center, Dr. Rhodes discovers that a comet has suddenly veered off its orbit and smashed into Mars. The explosion causes debris to travel towards Earth with the possibility of causing an extinction level event. At Ben Marshall's house, Ben refuses to give his son, Leo, a ride as he complained his own car smelled of mildew. However, Ben drives Leo to school and discovers Leo is in love with a fellow student, Lindsey. Leo is chatting with Lindsey when her ex-boyfriend, Sean, gives them threatening looks.

Terry, Ben's autistic brother, refuses to let Samantha, Ben's daughter, take the school bus, which is having mechanical problems. Lynne, Ben's wife, comes home to discover that and drives Samantha to school. They are caught in a traffic jam caused by an incident involving the school bus.

After discovering that an anomaly in space could have pulled the comet off orbit with its strong gravitational pull and that this anomaly is possibly reaching or bypassing Earth, they contact physicists, Trish Zane and Tom Lively, to help to prevent it. They discover that the anomaly is a strangelet, and it is traveling towards earth. The Russian and Chinese decide to fire nuclear missiles at the North Pole to cause a polar shift, hoping to resolve the issue. The polar shift triggers chain reactions which cause earthquakes, typhoons and tropical storms, which destroy New York (The city of New York is annihilated when a massive tsunami washes right over the city, destroying buildings and killing thousands), London, and other cities in the process.

Ben brings Leo and Lindsey home after he receives news about the anomaly. They hide safely in the basement when a tornado struck, destroying the neighborhood. Terry convinces both Ben and Lynne that he has a solution to the problem. Ben drives Terry to the Space Center in Houston while Lynne takes Leo, Lindsey, and Samantha to the rescue center. Leo and Lindsey leave the center to search for Lindsey's family.

They discover Sean and his friends raiding a house. Sean fatally shoots Leo in the midst of an argument and attempts to rape Lindsey. Lynne, worried that Leo and Lindsey are not back, goes to find them and rescues Lindsey. However, the house they were in is sucked away due to the effect of the strangelet nearing Earth.

Along the way to Houston, Ben and Terry encounter a broken down vehicle. While trying to help, Ben is attacked but Terry takes out the attacker and they continue on their way. Ben suffers a heart attack but they manage to reach the Space Center. They gain entry because Terry knows Dr. Rhodes's verbal password. Terry manages to convince Dr. Rhodes of his calculations, which was shown to be accurate. Ben dies from his heart attack.

After launching the nuclear missiles via LGM-118 Peacekeeper at the strangelet, time is reversed back to the starting of the film and Ben is shown to be much kinder to Terry and Leo.



Sumber:

1. http://www.imdb.com/title/tt1265621/
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Quantum_Apocalypse

Selasa, 19 April 2011

Bandung High Technology Valley

Senangnya Ilmu Komputer



David J. Malan, Ph.D.
Instructor
Lebih lengkap di:
dmalan@harvard.edu
http://www.cs.harvard.edu/malan/
http://cs50.tv/.
Harvard College
blog.cs50.net.

Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih

"Untuk itu saudaraku, tidak ada kritik yang akan melemahkan diri. Kita tidak akan terhinakan oleh kritik dan kita pun tidak akan dipermalukan oleh pedasnya cacian. Semua perlakuan dari orang lain itu adalah rezeki. Karena ada kritiklah kita bisa lebih mendewasakan diri dan karena ada cacianlah kita dapat memperbaiki diri"
~Aa Gym~


Semoga di Masa Depan Lahir Ribuan Perusahaan IT di Kota Ini, Aamiin

Membangun Perusahaan-perusahaan IT di Indonesia



Information technology (IT) is "the acquisition, processing, storage and dissemination of vocal, pictorial, textual and numerical information by a microelectronics-based combination of computing and telecommunications". The term in its modern sense first appeared in a 1958 article published in the Harvard Business Review, in which authors Leavitt and Whisler commented that "the new technology does not yet have a single established name. We shall call it information technology."

IT spans wide variety of areas that include but are not limited to things such as processes, computer software, computer hardware, programming languages, and data constructs. In short, anything that renders data, information or perceived knowledge in any visual format whatsoever, via any multimedia distribution mechanism, is considered part of the domain space known as Information Technology (IT).

IT professionals perform a variety of functions (IT Disciplines/Competencies) that range from installing applications to designing complex computer networks and information databases. A few of the duties that IT professionals perform may include data management, networking, engineering computer hardware, database and software design, as well as management and administration of entire systems. Information technology is starting to spread farther than the conventional personal computer and network technology, and more into integrations of other technologies such as the use of cell phones, televisions, automobiles, and more, which is increasing the demand for such jobs.

In the recent past, the Accreditation Board for Engineering and Technology and the Association for Computing Machinery have collaborated to form accreditation and curriculum standards for degrees in Information Technology as a distinct field of study as compared to Computer Science and Information Systems today. SIGITE is the ACM working group for defining these standards. The Worldwide IT services revenue totaled $763 billion in 2009.

Perusahaan Informasi Teknologi Terbaik di Indonesia 2009

1. Hariff Daya Tunggal
2. PT CMI
3. PT Sisfo Indonesia
4. Castle Animation
5. PT Intisar Primula
6. PT Industri Telekomunikasi (INTI)
7. PT Dama Persada
8. PT LEN
9. PT ADVAN
10. PT C&C

Pelajaran Mendirikan Perusahaan IT

 

Akhir-akhir ini banyak orang berbicara tentang entrepreneurship. Mahasiswa digiring untuk menidirikan usaha sendiri dengan iming-iming menjadi Bill Gates kedua. Apakah semudah itu? Jika memang semudah itu, mengapa kita belum mendengar cerita sukesnya? Tulisan ini mencoba menceritakan suka dukanya membuat usaha sendiri, atau yang dikenal dengan istilah mendirikan start-up. Tulisan ini berdasarkan kepada pengalaman penulis yang mungkin tidak dapat digeneralisir menjadi kaidah umum dalam perjalanan mendirikan perusahan. Paling tidak, tulisan ini mencoba menceritakan pelajaran yang penulis peroleh. Untuk itu tulisan ini tidak terlalu formal.
Download Tulisan Lengkap: budirahardjo-perusahaan.zip
:

Semangat Pasti Kita Bisa

Salam dari A.N.

Sumber:

1. Harvard University
2. Wikipedia
3. Ilmu Komputer

Sabtu, 19 Maret 2011

Bandung High Technology Valley

Keluarga Mahasiswa Banjar-Bandung

 

BELAJAR KEPADA IBM

Why: Computing can transform infrastructure such as electric grids and traffic control systems.


Key innovation: Is drawing on its research expertise and that of software companies it's acquired to develop services for many infrastructure industries and expand the market for information technologies.


Technology:

IBM is bringing its computing resources and analytical expertise to bear on global energy problems such as how to integrate power generated from intermittent energy sources like wind and solar into the electrical grid and how to minimize congestion and delays in air, rail, and road transportation systems to conserve billions of gallons of fuels each year.

Market:

Government mandates around the world call for an increasing share of electricity to be generated from renewable sources, but meeting this goal will require utilities and grid operators to develop technologies for integrating that power into the grid.


Strategy:

The company has developed a system that uses short-range weather forecasting and analytics software to help grid operators predict the output of wind farms and plan accordingly, rather than having to respond to drastic changes in load as they occur. Its traffic management software has helped ease congestion in cities including Stockholm, London, and Singapore. Its energy management software has helped cut energy costs at its own manufacturing and computing facilities, and it is now marketing this software to other companies.


Challenges and Next Steps:

In an initiative called the Smarter Cities Challenge, launched last fall, IBM will donate $50 million worth of technology and services to 100 cities around the world to help them collect and analyze data on urban systems in order to improve services and cut costs.

Semoga di Masa Depan Ada Perusahaan Sekelas IBM Lahir di Kota Bandung ini
Aamiin


www.ibm.com

Founded: 1911
Employees: 400,000
Revenues: $99.9 billion
R&D: $6.0 billion

Figures are for the company's last fiscal year.
Management:
Samuel Palmisano (CEO)

John Kelly (director of IBM Research)
Financial information below provided as a service of YellowBrix, Inc. Terms of Use

Sumber:

KMKB
IBM

Semangat Kita Bisa

Salam dari A.N.

Sabtu, 12 Maret 2011

Bandung High Technology Valley

Foto Keluarga Mahasiswa Banjar-Bandung

 


Membuat Base Station GSM Open Source

From SpeedyWiki

Oleh: Onno W. Purbo

Sudah beberapa lama saya bermimpi-mimpi walaupun tidak pernah tersampaikan untuk bisa membuat sendiri GSM Basestation kecil sendiri menggunakan open source. Belakangan tampaknya titik terang semakin nampak. Modal untuk membuat sebuah Basestation GSM homebrew (rakitan sendiri) lumayan mahal US$2500-3000 per buah, tapi masih jauh lebih murah daripada membeli Basestation GSM komersial dari Vendor seperti Nokia, Siemens dan teman-teman-nya.

Dengan sebuah Basestation GSM sederhana ini, kita dapat menangani komunikasi selular menggunakan handphone GSM biasa yang harganya ratusan ribu saja di perkampungan kecil di sudut-sudut Indonesia yang jauh dari mana-mana. Semua-nya berbasis Internet jadi sebetulnya kita menggunakan VoIP persis seperti yang di kembangkan oleh VoIP Rakyat http://www.voiprakyat.or.id untuk backbone dan komunikasi jarak jauh-nya. Backbone jaringan ini dapat menggunakan WiFi di 2.4GHz, WiMAX di 2.3GHz maupun Satelit selama berbasis Internet dengan menjalankan VoIP berprotokol SIP seperti VoIP Rakyat yang digunakan di Next Generation Network (NGN).

Dalam bahasa yang sederhana, teknologi ini amat sangat sesuai dengan semangat Universal Service Obligation (USO) yang di canangkan pemerintah untuk memberikan solusi komunikasi di pedesaan jika di inginkan (tentunya)

Tulisan ini merupakan rangkuman dari bacaan saya belakangan ini untuk melihat kemungkinan membuat BaseStation GSM sendiri menggunakan open source software. Saya berharap semoga ada kampus atau kelompok hacker yang berminat untuk melakukan investasi dan mulai mengembangkan Basestation GSM murah meriah ini karena saya sendiri tidak mempunyai cukup modal untuk investasi dan “ngoprek” seharga US$3000 :) …

Contents


Gambaran Umum

Teknologi Base Station GSM Open Source
Teknologi Base Station GSM Open Source
Gambaran umum sistem GSM murah meriah ini di perlihatkan pada gambar. Proyek ini di kenal di Internet dengan keyword GNURadio pada situs http://gnuradio.org

Kunci base station GSM open source adalah sebuah Universal Software Radio Peripheral (USRP) yang merupakan software radio yang berbasis Digital Signal Processing (DSP) berkecepatan tinggi. USRP berupa hardware, ada beberapa versi USRP. Versi yang paling baru tampaknya menggunakan Gigabit Ethernet sehingga kita dapat meletakannya di atas tower dengan mudah agar dapat mengcover wilayah yang luas. USRP ini dapat di peroleh dengan harga sekitar US$1500-an dari Amerika Serikat, tepatnya dari Ettus Research pada alamat http://www.ettus.com/. Versi yang tampaknya akan mendominasi GSM murmer ini adalah USRP2 yang menggunakan Gigabit Ethernet. USRP2 membutuhkan power amplifer sampai sekitar 1 Watt pada frekuensi 915MHz untuk dapat memberikan layanan dengan baik. Modul power amplifier ini cukup banyak di pasaran dan dapat dicari di Google. Tanpa modul power amplier USRP2 tetap dapat digunakan dengan daya pancar sekitar 200mW saja.

Hardware

Hardware USRP2 dari Ettus di sambungkan ke PC menggunakan Gigabit Ethernet sehingga dapat menampung sambungan suara yang lumayan banyak. Di samping itu, USRP2 dapat diletakan di atas tower dengan mudah.

Software

PC yang di gunakan harus bersistem operasi Linux karena jauh lebih reliable untuk aplikasi ini. Ada tiga (3) software aplikasi besar yang digunakan pada PC base station GSM ini, yaitu,


Semua software maupun sistem operasi yang digunakan adalah open source yang sangat tangguh. Perlu dicatat disini bahwa OpenBTS bekerja menggunakan protokol SIP yang persis sama dengan protokol yang digunakan oleh Asterisk. Hal ini memudahkan proses interaksi antara OpenBTS ke sentral telepon Asterisk pada sebuah komputer yang sama. SMS dari handphone di akali oleh OpenBTS agar dapat berinteraksi mengunakan protokol XMPP yang digunakan pada Jabber.

Open Source Software

Yang menarik, semua software ini dapat di ambil secara cuma-cuma di alamat di bawah ini,

Test Implementasi

 

Instalasi Test OpenBTS di ambil dari http://www.flickr.com/photos/h_u_p/2829357959/
Instalasi Test OpenBTS di ambil dari http://www.flickr.com/photos/h_u_p/2829357959/
Beberapa test implementasi yang sudah dilakukan dapat di baca di Internet. Salah satu yang paling menarik adalah test implementasi OpenBTS pada event Burning Man yang dilakukan di tengah gurun Black Rock Desert selama satu minggu. Di tengah gurun tersebut, tidak ada infrastruktur telekomunikasi, rekan-rekan dari GNURadio menginstalasi OpenBTS pada sebuah laptop yang tersambung ke USRP ke antenna. Di sisi sambungan ke jaringan telkom mengunakan WiFi dengan VoIP yang di terminasi ke salah satu operator melalui Internet, Melalui teknik ini teman-teman ini berhasil menghubungkan 120 panggilan pada 95 nomor dalam waktu 24 jam terakhir. Detail test tersebut dapat di baca di laporan di Blog http://www.kestrelsp.com/FieldTest/index.html

Bagi yang tertarik untuk menilik lebih jauh tentang latar belakang mengapa kita dapat membuat Base Station GSM sederhana menggunakan open source, ada baiknya membaca wawancara dengan David Burgess di Blog http://ecommmedia.com/blog/2009/02/david-burgess-on-openbts.html di situ di jelaskan dengan santai bahwa banyak hal yang di kembangkan oleh teknologi GSM sebetulnya dapat di sederhanakan atau bahkan tidak perlu digunakan. Oleh karena itu tidak heran jika semua operasi GSM yang normal dapat di samarkan mengunakan teknologi VoIP dan XMPP yang ada di Internet. Hal ini yang menyebabkan kita dapat membuat jaringan GSM yang sederhana berbasis Open Source software

Mudah-mudahan tulisan singkat ini dapat menggugah banyak pembaca khusus-nya dari perguruan tinggi maupun hacker untuk mencoba melihat kemungkinan untuk membuat sendiri peralatan jaringan GSM selular sendiri.
Merdeka!!


Referensi


Teknologi


Cerita / Kisah


Pranala Menarik

Semangat Semoga Bermanfaat Kita Bisa

Rabu, 02 Maret 2011

Bandung High Technology Valley

Foto Keluarga Mahasiswa Banjar-Bandung


OpenBTS

From SpeedyWiki



Close Up USRP
Close Up USRP
di atas komputer yang saya gunakan terlihat USRP untuk OpenBTS
di atas komputer yang saya gunakan terlihat USRP untuk OpenBTS


OpenBTS (Open Base Transceiver Station) adalah sebuah BTS GSM berbasis software, yang memungkinkan handphone GSM untuk menelepon tanpa menggunakan jaringan operator selular. OpenBTS dikenal sebagai implementasi open source pertama dari protokol standard industri GSM.
Perkiraan harga sekitar Rp. 15-25 juta / buah, jauh di bawah BTS Selular biasa yang biasanya dalam orde ratusan juta hingga beberapa Milyard rupiah.


Infrastruktur Open GSM

OpenBTS mengganti tradisional infrastruktur operator GSM, dari Base Transceiver Station (BTS) ke belakangnya. Dari yang biasanya traffik diteruskan ke Mobile Switching Center (MSC), pada OpenBTS trafik di terminasi pada box yang sama dengan cara mem-forward data ke Asterisk PBX melalui SIP dan Voice-over-IP (VoIP).



Sejarah

Proyek ini mulai dijalankan oleh Harvind Samra http://www.linkedin.com/in/harvindsamra dan David A. Burgess http://ecommconf.com/2009/speakers/davidburgess/. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengurangi biaya layanan GSM di wilayah rural di negara berkembang agar di bawah US$1 / bulan / pelanggan.

Test Lapangan

Test lapangan dilakukan di Nevada dan California Utara, Amerika Serikat. Lisensi radio temporary untuk perioda yang sangat pendek diperoleh melalui Kestrel Signal Processing (KSP) - perusahaan konsultan dari pembuat OpenBTS.

Niue

Di 2010, sebuah sistem OpenBTS dipasang secara permanen di Nieu dan merupakan instalasi pertama yang tersambung dan dicoba oleh perusahaan telekomunikasi di sana. Niue adalah sebuah negara yang sangat kecil dengan penduduk sekitar 1700 orang yang tidak menarik bagi penyelenggara telekomunikasi mobile. Struktur biaya OpenBTS sangat cocok untuk Niue yang sangat mendambakan layanan selular tapi tidak bisa membeli sistem base station GSM
konvensional.

OpenBTS versi Komersial

Versi Komersial OpenBTS bisa diperoleh dari http://www.rangenetworks.com.
Ada dua (2) versi OpenBTS yang dijual oleh Range Networks
  1. Distribusi Public menggunakan lisensi AGPLv3, cocok untuk pendidikan dan experimen / pengembangan. Tapi tidak cocok untuk instalasi komersial.
  2. Distribusi Komersial menggunakan EULA dan di bundel dengan hardware Range Networks. Versi komersial termasuk banyak fitur carrier-grade seperti Multi-ARFCN, billing, provisioning, prepaid, struktur data base, mobility dan sebentar lagi cell-to-cell handoff dan data (GPRS, EDGE dan UMTS).
Sebuah produk OpenBTS komersial akan memungkinkan kita untuk bermain dengan versi fully featured commercial dari OpenBTS yang sangat cocok untuk proyek disaster recovery. Range Networks memberikan banyak versi komersial OpenBTS base stations dari 100 mW sampai 50 W dalam berbagai variasi pilihan packaging, power supply, frequency band operation dan performance. Prices range dari $5,995 sampai $15,995 tergantung pada pilihan konfigurasi (USD FOB San Francisco).
Base Station OpenBTS dapat di upgrade secara software dari 2G ke 3G sebagai pilihan konfigurasi. Range Networks juga memberikan training berbayar, customer support, kontrak maintenance dan software upgrades (contohnya untuk 2G ke 3G atau single-ARFCN ke multiple-ARFCN). Range Networks mempunyai banyak sistem yang di install di seluruh dunia termasuk di T-Mobile, Orange, Telefonica SA, AT&T, Kasi Mobile, Telecom Niue, Raytheon, Qualcomm, RIM, Samsung, SRI, BBN, SAIC, General Dynamics, Lockheed-Martin and banyak lagi.
Bentuk OpenBTS komersial ada yang berupa Desktop maupun 2U Rackmount. Sebuah OpenBTS komersial 2U 900MHz 100mW model. Bisa berbentuk desktop atau rackmount, termasuk duplexor untuk sambungan ke sebuah antenna (omni atau directional antenna) biasanya sekitar $5995

Harga


Referensi


OpenBTS for Dummies


Proyek Lain


Pranala Menarik

Ruangan Perkantoran Masa Depan di Kota Bandung

Semangat Semoga Bermanfaat

Sabtu, 26 Februari 2011

ICTP-UNESCO Wireless Training Kit

About the ICTP-UNESCO Wireless Training Kit


The ICTP-UNESCO Wireless Training Kit (WTKit or WTK) is a set of instrumentation, wireless devices, software, lecture notes, laboratory exercises guides, teacher's guides and pre-recorded video-lectures. It's being developed by the ICTP-ARPL with the financial support of UNESCO and it's aimed to be a comprehensive tool to help teachers and academia in organizing training and research activities in wireless networking, with a strong component of hands-on practices. 

The ITU also supports this project as part of its "ITU Academy" initiative. It doesn't aim to substitute teachers, but to support and empower them with cost-effective modern technology and well-integrated didactical material distilled from years of training experiences by international experts. It also represents the most recent follow-up of the very successful free book "Wireless Networking in the Developing World"

 

(http://wndw.net) and its related training initiative "WirelessU" (http://wirelessu.org).

You can now get a pre-release of all WTKit lecture notes and exercises (preliminary version, mostly in PDF format):
download page for lecture notes and exercises

Executive summary document about the WTKit:

Download file "Summary-v0.1.pdf" (in PDF format)





Please note that these are only preliminary versions of some of the lecture notes and exercises, NOT the final versions.
For every lecture, two PDF files are provided, with and without the detailed notes for the teacher. Please use the version without notes for the presentation, and the version with the notes for the preparation of the lectures. If you distribute copies of these preliminary files to students, we kindly ask you to provide both versions. We are committed to provide as soon as possible a source version too, for all lecture notes.
For some of the exercises, two versions are also provided, for the students and for the teachers (the latter with answers and explanations).
Last updated: July 27, 2010.
LECTURE NOTES:
  • Why Wireless?
Download file "00-Why_Wireless-v1.4.pdf"
Download file "00-Why_Wireless-v1.4-notes.pdf"
  • Radio Physics
Download file "01-Radio_Physics-v4.7.pdf"
Download file "01-Radio_Physics-v4.7-notes.pdf"
  • dB Math
Download file "02-dB_Math-v1.12.pdf"
Download file "02-dB_Math-v1.12_with-notes.pdf"
  • Antennas and Transmission Lines
Download file "03-Antennas_and_Transmission_Lines-v3.0.pdf"
Download file "03-Antennas_and_Transmission_Lines-v3.0_with-notes.pdf"
  • Comparative use of Unlicensed Spectrum
Download file "04-Comparative_Use_of_Unlicensed_Spectrum-v1.5.pdf"
Download file "04-Comparative_Use_of_Unlicensed_Spectrum-v1.5-notes.pdf"
  • Introduction to WiFi
Download file "05-Introduction_to_WiFi-v2.3.pdf"
Download file "05-Introduction_to_WiFi-v2.3-notes.pdf"
  • Access Point Configuration
Download file "06-Access_Point_Configuration-v1.8.pdf"
Download file "06-Access_Point_Configuration-v1.8-notes.pdf"
  • Link Budget
Download file "07-Link_Budget-v1.11.pdf"
Download file "07-Link_Budget-v1.11_with-notes.pdf"
  • Introduction to Radio Mobile
Download file "08-Radio_Mobile-v1.2.pdf"
Download file "08-Radio_Mobile-v1.2-notes.pdf"
  • Planning a wireless link
Download file "09-Planning-v1.6.pdf"
Download file "09-Planning-v1.6-notes.pdf"
  • Outdoor installation, part 1
Download file "10-Outdoor_Installation-part1-v1.8.pdf"
Download file "10-Outdoor_Installation-part1-v1.8_with-notes.pdf"
  • Outdoor installation, part 2
Download file "11-Outdoor_Installation-part2-v1.6.pdf"
Download file "11-Outdoor_Installation-part2-v1.6_with-notes.pdf"
  • Long Distance wireless links
Download file "13-Long_Distance_Links-v1.4.pdf"
Download file "13-Long_Distance_Links-v1.4-notes.pdf"
  • Wireless Security
Download file "14-Wireless_Security-v1.4.pdf"
Download file "14-Wireless_Security-v1.4-notes.pdf"
  • Wireless tools
Download file "15-Wireless_Tools-v1.6.pdf"
Download file "15-Wireless_Tools-v1.6-notes.pdf"
  • Off-grid powering
Download file "15-Off-grid_Power-v3.5.pdf"
Download file "15-Off-grid_Power-v3.5_with-notes.pdf"

    EXERCISES:
    • Setup of a Wireless ISP:
    Download file "WISP_exercise-2.1.pdf" (version for IsquareIT, Pune, India)
    Download file "WISP_exercise-2.2.pdf" (version for UI, Jakarta, Indonesia)

    Download file "01-Simple_LAN-v1.1.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)
    Download file "02-Routing_and_Repeaters-v1.1.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)
    • Long distance link:
    Download file "03-Long_Distance-v1.1.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)
    • Spectrum analysis:
    Download file "04-Spectrum_Analysis-v1.1.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)
    • dB math:
    Download file "05-dB_Math-v1.1.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)
    • Link simulation with Radio Mobile:
    Download file "06-Radio_Mobile-v1.1.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)
    Download file "Radio_Mobile_exercise_UWI.pdf" (version customized for Trinidad and Tobago)
    • Security:
    Download file "07-Security-v1.1.zip"
    • Planning of a PV solar system:
    Download file "08-Solar_System_Dimensioning-v1.2.zip" (ZIP archive with exercise and teacher's guide)


    • Advanced routing:
    Download file "09-Advanced_Routing-v1.1.zip"

    EXTRAS:
    • Presentation of the Wireless Training Kit:
    Download file "The_WTK_v1.2.pdf"
    • Summary of the WTKit:


    • Excel document with calculation of wind speed and power:
    Download file "16-Wind speed and power.xlsx"

      Semoga Bermanfaat Sahabat

      Sumber:

      ICTP & UNESCO